Kamis, 28 Agustus 2014

Hikmah Syukur



Kultum Tentang Hikmah Syukur

Syukur merupakan ungkapan rasa terima kasih akan segala kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita, selaku makhluk-Nya.  Sudah sepantasnya kita sebagai makhluknya untuk selalu bersyukur kepada Allah setiap waktu. Bacaan yang berisi kultum tentang hikmah syukur ini insyaallah akan membuka mata hati dan pikiran kita tentang hakikat syukur serta bagaimana cara-cara bersyukur kepada Allah SWT dan Rasululloh Saw.
Mengenali Nikmat Allah
Melalui kultum tentang hikmah syukur ini, pertama kita akan belajar bagaimana cara mengenali segala nikmat Allah SWT. Coba tafakuri lah seluruh anggota badan kita sendiri. Berapa ribu nikmat Allah yang diberikan melalui badan, dari mulai nikmat bernafas, mata dapat berkedip, lidah dapat merasa, telinga dapat mendengar, gerakan tangan dan kaki serta nikmat-nikmat yang lainnya.
Tidakkah sedikit pun kita berpikir bahwa itu semua adalah sebagian dari nikmat Allah SWT yang wajib disyukuri? Coba bayangkan jika salah satu organ tubuh tak dapat berfungsi, meski ratusan juta pun biaya yang dikeluarkan belum tentu dapat diobati jika tidak ada izin Allah SWT.
Orang yang sombong adalah orang yang tidak pernah menyadari akan nikmat yang telah Allah berikan dan tidak ingat untuk mensyukurinya. Akan tetapi, ciri orang yang beriman adalah orang yang selalu pandai dalam mensyukuri segala nikmat baik yang sedikit atau banyak.
Cara Bersyukur
Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai wujud rasa syukur, di antaranya cara yang paling mudah adalah selalu mengucapkan “Alhamdulillah” saat kita mendapatkan nikmat apapun dari Allah SWT. Selain itu, saat memulai segala sesuatu baik saat makan, bekerja, dan lain-lain dengan mengucapkan “Bismillah” ataupun do’a-do’a yang lainnya merupakan wujud rasa syukur atas nikmat Allah.
Selain syukur dengan ucapan, hakikatnya bersyukur adalah dengan tindakan. Tidak kah terpikirkan oleh kita bahwa selalu melaksanakan shalat fardu, shalat sunat, puasa, sodaqoh, mengaji, dan mencari ilmu merupakan bentuk dari hakikat bersyukur kepada Allah SWT?
Orang yang mengucapkan alhamdulilah tapi malas melaksanakan shalat dan ibadah-ibadah lainnya bukanlah ciri dari orang yang bersyukur.
Lawan dari kata syukur nikmat adalah kufur nikmat. Bentuk dari kufur nikmat yaitu jika seseorang tidak merasa bahwa nikmat  yang diterimanya adalah pemberian Allah SWT, tapi dia malah merasa semua itu hasil kerja kerasnya sendiri. Selain itu orang-orang yang selalu maksiat dan menjauhi perintah Allah SWT juga digolongkan ke dalam orang-orang yang kufur nikmat.

 Ayat tersebut membuktikan bahwa Allah membenci orang yang tidak suka bersyukur. Jika hamba tersebut malah mengingkari atau mengkufuri nikmat dari Allah, dia hanya tinggal menunggu azab yang akan diberikan baik itu di dunia atau di akhirat. Azab yang diberikan dapat berupa kesengsaraan hidup atau hati yang selau gundah gulana penuh ketakutan dan jauh dari kenyamanan. Sedangkan azab di akhirat sangatlah jelas siksa neraka adalah bagiannya.Itulah ulasan singkat mengenai kultum tentang hikmah syukur, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar